Senin, 06 Desember 2010

Unstoppable





Berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Pennsylvania, Unstoppable mengangkat kisah tentang kereta yang mengangkut beratus-ratus kilogram bahan kimia mudah terbakar.  Lalu apanya yang menarik?  Karena kereta itu melaju liar tanpa masinis.

Berawal dari kecerobohan Dewey (Ethan Suplee) saat menjalankan tugasnya, menyebabkan kereta itu liar berlari tanpa ada yang mengendalikan.  Dalam sekejap saja hal ini membuat geger dan panik warga Pennsylvania dan sekitarnya, karena jika tumpah atau meledak, akan terjadi bencana perkeretaapian terhebat dalam sejarah salah satu negara bagian Amerika Serikat itu. 

Satu per sartu upaya untuk menghentikan kereta tersebut, gagal.  Dari mulai menurunkan seorang pemuda dari helikopter ke ruang kendali kereta itu, sampai memberi ganjalan agar kereta itu terbalik di lahan kosong, semuanya tidak berhasil.  Connie (Rosario Dawson), yang bekerja untuk mengawasi perlalulintasan kereta api, sibuk memberikan instruksi-instruksi yang dibutuhkan  dan menjadi penyambung informasi dari satu ke yang lainnya.

Di lintasan yang sama dengan kereta liar tersebut, terdapat Frank (Denzel Washington) dan Will (Chris Pine) yang tahu kalau mereka sedang berhadapan dengan besi raksasa yang akan menghantam kereta kecil yang mereka kendalikan.  Beruntung bagi mereka berdua berhasil menghindar lewat rel cadangan.  Mereka pun akhirnya mencoba menghentikan laju kereta liar itu dengan mengejarnya, namun dengan segala resikonya dan langkah-langkah yang penuh perhitungan. 





Tony scott berhasil membuat cerita yang tampak tak terlalu kompleks dan cenderung mudah ditebak ini menjadi tontonan yang mendebarkan.  Lagi-lagi ia menggunakan Denzel Washington sebagai pemeran utama dalam filmnya, plus Chris Pine dan Rosario Dawson yang ciamik mendukung ketegangan demi ketegangan dalam setiap scene-scenenya.  Denzel Washington dan Chris Pine berhasil membangun chemistry tersendiri sebagai masinis senior dengan masinis pemula, yang lengkap juga menceritakan masing-masing konflik yang mereka alami sendiri-sendiri.







Tom Scott berhasil menyuguhkan snack ringan penghilang bosan, dengan rasa yang sama sekali tidak murahan.

 

8,8/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar